LUBUK LINGGAU, SUARAGURU.ID – Suasana semarak dan penuh warna tampak di halaman SMA Negeri 8 Lubuk Linggau pada Selasa, 28 Oktober 2025. Ratusan siswa dengan mengenakan pakaian adat Nusantara tampak antusias mengikuti puncak acara Festival Bulan Bahasa dan Gelar Karya Project Kokurikuler bertema “Berbahasa, Berkarya, dan Berbudaya.”
Kegiatan ini menjadi momen puncak dari rangkaian perlombaan Bulan Bahasa yang sebelumnya digelar sekolah, seperti Lomba Menulis Surat dalam Bahasa Inggris, Master of Ceremony, Sastra Tutur, Rangking 1, Musikalisasi Puisi, Mading Digital, hingga Pojok Baca.
Acara dibuka secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Kepala SMA Negeri 8 Lubuk Linggau, Fenny Nisvalisa, M.Pd., bersama tamu undangan, di antaranya Koordinator Pengawas SMA/SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Sunardi, M.Pd., Dewan Pendidikan Hamdali Kawad, S.Sos., serta Pengawas Pembina Drs. H. Suparman.
Menurut Fenny, kegiatan ini tidak sekadar ajang unjuk bakat, melainkan juga wadah pembentukan karakter dan penguatan literasi siswa. “Festival ini menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi dan berkolaborasi, sekaligus menerapkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila,” ujarnya.
Berbagai penampilan menghibur turut memeriahkan panggung, mulai dari tari daerah, gitar tunggal, sastra tutur berbahasa dusun Linggau, hingga peragaan busana adat. Tak kalah menarik, siswa juga membuka bazar kokurikuler makanan yang menampilkan aneka kuliner khas Sumatera Selatan hasil olahan mereka sendiri.
“Alhamdulillah, luar biasa semangat dan kreativitas anak-anak. Mereka menunjukkan bahwa belajar bisa menyenangkan dan penuh makna,” tutur Fenny penuh bangga.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun untuk menumbuhkan semangat berbahasa, berkarya, dan berbudaya di lingkungan SMA Negeri 8 Lubuk Linggau. (Red)









