Universitas Terbuka Pamerkan 50 Inovasi Riset, Dorong Kolaborasi dengan Industri

Kampus Kami85 Dilihat

TANGERANG SELATAN, SUARAGURU.ID – Universitas Terbuka (UT) membuka ruang kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, industri, dan berbagai pihak melalui Gelar Hasil Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh (GALERI PJJ-UT). Dalam kegiatan tersebut, UT memamerkan 50 produk riset dan inovasi yang dikembangkan para peneliti.

Kegiatan yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Rabu (23/9/2026), tersebut mengusung tema “Beyond Innovation: Riset Berkualitas, Dampak Meluas”.

GALERI PJJ-UT diselenggarakan oleh Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh (PRIPJJ) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UT. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, pemerintah, dunia usaha dan industri, praktisi, sekolah, hingga media.

Dari 50 stan yang ditampilkan dalam pameran, sebanyak 20 stan diisi oleh peneliti UT yang membawa produk inovasi untuk didorong menuju tahap hilirisasi. Sejumlah mitra perguruan tinggi, lembaga pemerintah seperti Jakarta Smart City, serta pelaku industri kreatif dan teknologi turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Manajer Hubungan Masyarakat dan Layanan Terpadu UT Roman Hadi Saputro mengatakan GALERI PJJ-UT menjadi salah satu upaya kampus untuk mempertemukan hasil penelitian dengan kebutuhan yang ada di lapangan.

“Riset boleh bermula dari kampus, tetapi manfaatnya tidak semestinya tinggal di sana. Melalui GALERI PJJ-UT, UT mempertemukan hasil penelitian dengan berbagai pihak yang dapat membuka jalan bagi pengembangan dan pemanfaatannya,” kata Roman dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, inovasi tidak seharusnya berhenti setelah penelitian selesai atau produk dipamerkan. Hasil riset diharapkan dapat dikembangkan dan digunakan sehingga memberikan manfaat di luar lingkungan perguruan tinggi.

Selain pameran, GALERI PJJ-UT juga diisi seminar, diskusi hasil penelitian, showcase, serta talkshow mengenai pengembangan inovasi dan perluasan dampaknya. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria hadir sebagai keynote speaker dalam kegiatan tersebut.

Talkshow bertajuk “Deep Innovation, Broad Impact” turut menghadirkan Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek RI Yudi Darma, Direktur Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang Kementerian Hukum Andrieansjah, serta Founder Indonesia Future Technology Group Arifa Tan.

Rektor Universitas Terbuka Ali Muktiyanto menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan inovasi. Ia juga mendorong sivitas UT untuk terus berkontribusi melalui penelitian yang dapat mendukung daya saing pendidikan tinggi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan GALERI PJJ-UT sekaligus memperlihatkan upaya UT dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian. Sebelumnya, UT telah mengembangkan berbagai produk riset di sejumlah bidang, termasuk teknologi pendidikan, pangan, kesehatan, hingga perangkat teknologi. Beberapa hasil riset UT juga telah memperoleh paten, seperti metode virtual laboratorium, mesin roller dryer batik, perangkat pengembalian dan sortir buku mandiri, serta model praktikum fisika berbasis kecerdasan buatan (AI).

Melalui pameran dan forum kolaborasi tersebut, UT membuka peluang agar hasil penelitian tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi dapat dikembangkan bersama berbagai mitra untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru