Uang Saku Peserta Magang Nasional Dipastikan Naik Tahun Depan, Sesuaikan Upah Minimum

Mahasiswa31 Dilihat

NASIONAL, SUARAGURU.ID – Kabar baik bagi mahasiswa dan lulusan baru yang berencana mengikuti Program Magang Nasional tahun depan. Pemerintah memastikan uang saku peserta akan mengalami kenaikan, seiring dengan penyesuaian terhadap Upah Minimum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang berlaku di masing-masing daerah.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, besaran uang saku peserta magang akan mengikuti kenaikan upah minimum yang setiap tahunnya ditetapkan pemerintah pada akhir tahun dan mulai berlaku pada Januari tahun berikutnya. Dengan demikian, peserta Magang Nasional yang mengikuti program pada periode mendatang diperkirakan akan menerima uang saku lebih besar dibandingkan tahun ini.

Saat ini, pemerintah masih menanggung 100 persen uang saku peserta selama enam bulan masa magang. Sebagai gambaran, peserta yang ditempatkan di Jakarta memperoleh sekitar Rp5,7 juta per bulan, sedangkan peserta di Bekasi dan Karawang menerima sekitar Rp5,9 juta per bulan. Dana tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing peserta.

Selain peningkatan uang saku, Program Magang Nasional juga terus mengalami perkembangan dari sisi kuota. Pada tahun 2026, pemerintah menyediakan 150 ribu kuota peserta, meningkat dari 100 ribu peserta pada tahun sebelumnya. Penambahan kuota ini dilakukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada pencari kerja memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia industri.

Kementerian Ketenagakerjaan juga mencatat hasil positif dari penyelenggaraan program tersebut. Sekitar 30 persen peserta Magang Nasional tahun sebelumnya berhasil memperoleh tawaran kerja langsung dari perusahaan tempat mereka menjalani magang. Capaian itu menjadi salah satu indikator bahwa program ini mampu meningkatkan peluang kerja bagi para peserta.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan akan terus memperketat proses verifikasi terhadap perusahaan mitra. Setiap lowongan magang yang diunggah akan diperiksa agar sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi peserta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program magang benar-benar menjadi sarana pengembangan keterampilan, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga kerja perusahaan.

Dengan rencana kenaikan uang saku, penambahan kuota, serta penguatan pengawasan terhadap perusahaan mitra, Program Magang Nasional diharapkan semakin menarik minat mahasiswa dan lulusan baru sekaligus menjadi jembatan menuju dunia kerja yang lebih profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *