Mahasiswi Asal Bangka Barat Ditemukan Meninggal di Indekos Cirebon, Polisi Koordinasikan Pemulangan Jenazah

Mahasiswa59 Dilihat

BANGKA BARAT, SUARAGURU.ID – Seorang mahasiswi asal Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bernama Yuliva Andrianita, dilaporkan meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Kota Cirebon, Jawa Barat. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kabar duka tersebut diterima keluarga pada Selasa (28/7/2026). Untuk memastikan informasi yang beredar, keluarga korban kemudian mendatangi Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat. Setelah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Cirebon, polisi memastikan bahwa korban merupakan perempuan yang ditemukan meninggal di kamar kosnya.

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengatakan identitas korban telah dipastikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polsek Kesambi, Kota Cirebon.

“Hasil koordinasi dengan Polsek Kesambi, Kota Cirebon, diperoleh informasi bahwa memang telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di dalam sebuah kamar kos. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Yuliva Andrianita, warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang,” ujar Yos dalam keterangannya.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Gunung Jati, Kota Cirebon, untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian terus berkoordinasi dengan keluarga guna mengurus proses administrasi dan pemulangan jenazah ke kampung halaman di Bangka Barat.

Yos menjelaskan bahwa Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang terus memberikan pendampingan kepada keluarga selama proses tersebut berlangsung.

“Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang terus membantu komunikasi dan koordinasi dengan keluarga korban maupun pihak kepolisian di Cirebon. Untuk proses pemulangan jenazah, keluarga yang berada di Cirebon akan mengurusnya hingga nantinya jenazah dibawa ke Desa Air Lintang,” katanya.

Saat ini, kedua orang tua korban masih berada di kediamannya di Desa Air Lintang sambil menunggu perkembangan proses pemulangan jenazah. Polisi memastikan koordinasi akan terus dilakukan apabila terdapat informasi terbaru terkait penanganan kasus tersebut.

Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkap Yos.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab meninggalnya mahasiswi tersebut. Sementara itu, fokus utama saat ini adalah proses pemulangan jenazah agar dapat segera dimakamkan di kampung halamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *