Dua Tahun Tak Digunakan akibat Rusak Parah, TK Negeri Tambora 01 Jakbar Ditargetkan Direvitalisasi 2027

Sekolahku44 Dilihat

JAKARTA, SUARAGURU.ID – Bangunan TK Negeri Tambora 01 di Jakarta Barat mengalami kerusakan berat hingga tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Setelah menjadi sorotan publik, pemerintah daerah merencanakan revitalisasi gedung sekolah tersebut pada 2027.

Kerusakan bangunan yang berlokasi di kawasan Tambora itu kembali mendapat perhatian setelah kondisi atap dan plafon yang ambruk serta puing-puing di dalam ruangan tersebar melalui media sosial. Sejumlah bagian bangunan tampak usang, berlubang, dan tidak layak digunakan sebagai ruang pembelajaran.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah I, Agus Ramdani, menyatakan bahwa gedung tersebut bukan dibiarkan terbengkalai, melainkan sedang dalam proses perencanaan pembangunan kembali. Usulan revitalisasi telah diajukan sejak 2025 dan pelaksanaannya direncanakan pada 2027.

“Jadi, bukan terbengkalai, tapi memang dalam proses perencanaan,” kata Agus, Senin (26/10/2026), sebagaimana diberitakan ANTARA.

Agus menjelaskan, pelaksanaan pembangunan masih bergantung pada proses yang ditangani unit sarana dan prasarana. Selain itu, revitalisasi perlu melibatkan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta karena gedung sekolah tersebut berkaitan dengan kawasan cagar budaya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyampaikan bahwa revitalisasi TK Negeri Tambora 01 telah masuk dalam rencana pemerintah daerah. Ia berharap pekerjaan fisik dapat dimulai pada 2027 setelah tahapan perencanaan teknis diselesaikan.

Pramono turut meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta memprioritaskan proyek tersebut agar perbaikan gedung dapat segera direalisasikan.

Sementara menunggu pembangunan kembali, kegiatan belajar mengajar para siswa dipindahkan ke SMP Negeri 32 Jakarta. Berdasarkan keterangan pemerintah daerah, sebanyak 60 murid tetap mengikuti pembelajaran di lokasi sementara tersebut.

Kegiatan belajar berlangsung di aula lantai satu SMP Negeri 32 yang memiliki kapasitas untuk dua kelas. Karena keterbatasan ruang, jadwal pembelajaran diatur secara bergiliran agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti kegiatan pendidikan.

Pemindahan tersebut dilakukan untuk menghindari risiko penggunaan gedung lama yang kondisinya sudah tidak layak. Meski demikian, keberadaan lokasi belajar sementara membuat penyediaan ruang yang memadai tetap menjadi perhatian hingga pembangunan gedung baru dapat dilaksanakan.

Revitalisasi TK Negeri Tambora 01 diharapkan dapat menyediakan fasilitas pendidikan yang aman dan layak bagi anak usia dini. Kepastian pelaksanaan proyek masih menunggu penyelesaian tahapan perencanaan dan koordinasi ant instansi terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *