Empat Pelajar Indonesia Raih Medali Perunggu di Olimpiade Informatika Dunia 2026

Nasional153 Dilihat

SUARAGURU.ID– Empat pelajar Indonesia berhasil mengukir prestasi di ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2026 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan. Seluruh wakil Indonesia sukses membawa pulang medali perunggu setelah bersaing dengan 375 peserta dari 92 negara.

Keempat pelajar tersebut berasal dari empat sekolah dan daerah berbeda. Mereka adalah Aufan Ahmad Mumtaza dari SMA Al Irsyad Satya, Jawa Barat; Franklin Filbert Irwan dari SMA Darma Yudha, Riau; Warren Xing dari SMA Bina Mulia, Kalimantan Barat; serta Nathan Allan dari SMA Kanisius, DKI Jakarta.

Berikut identitas dan hasil masing-masing siswa:

1. Aufan Ahmad Mumtaza

Aufan merupakan siswa SMA Al Irsyad Satya, Jawa Barat. Ia menjadi peraih skor tertinggi di antara empat wakil Indonesia dengan nilai 295,70 poin. Hasil tersebut menempatkannya di peringkat ke-109 dan mengantarkannya meraih medali perunggu.

2. Franklin Filbert Irwan

Franklin berasal dari SMA Darma Yudha, Riau. Ia memperoleh skor 260,49 poin dan berada di peringkat ke-145. Franklin juga berhasil membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia.

3. Warren Xing

Warren merupakan siswa SMA Bina Mulia, Kalimantan Barat. Ia mencatatkan skor 251,75 poin dan menempati peringkat ke-159. Prestasi tersebut membuat Warren turut menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia.

4. Nathan Allan

Nathan berasal dari SMA Kanisius, DKI Jakarta. Ia memperoleh skor 242,89 poin dan berada di peringkat ke-172. Sama seperti tiga rekannya, Nathan berhasil meraih medali perunggu.

Keempat siswa tersebut mengikuti enam tantangan pemrograman selama dua hari kompetisi dengan total skor maksimal 600 poin. Mereka juga didampingi dua pembina, yakni Dr Musthofa, S.Kom., M.Sc. dari IPB University dan Albert Yulios Ramahalim dari Ikatan Alumni-Tim Olimpiade Komputer Indonesia.

Capaian ini menjadi prestasi yang membanggakan karena seluruh anggota tim Indonesia berhasil memperoleh medali. Dalam IOI 2026, panitia memberikan 32 medali emas, 62 medali perak, dan 94 medali perunggu kepada para peserta terbaik.

Prestasi Aufan, Franklin, Warren, dan Nathan sekaligus menunjukkan kemampuan pelajar Indonesia di bidang informatika mampu bersaing di tingkat dunia. Keempatnya menjadi representasi generasi muda Indonesia yang memiliki kemampuan dalam algoritma dan pemrograman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *