Bener Meriah, SUARAGURU.ID– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bener Meriah melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta dan Penyusunan Modul Ajar bagi guru Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan kurikulum yang menekankan nilai kasih sayang, karakter, dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Bimtek dibuka langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Bener Meriah, Hj. Mariani, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru RA sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter anak usia dini melalui proses pembelajaran yang humanis dan bermakna.
Menurut Mariani, Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai empati, kepedulian, akhlak mulia, serta kecintaan kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan arah transformasi pendidikan yang saat ini dikembangkan Kementerian Agama.
Selain mendapatkan materi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, para peserta juga dibekali keterampilan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning). Modul ajar tersebut diharapkan mampu menjadi panduan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para guru RA yang hadir. Melalui bimtek tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan konsep pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, sikap, dan nilai-nilai moral sejak usia dini.
Mariani berharap hasil dari bimtek ini dapat diimplementasikan secara nyata di setiap satuan pendidikan RA di Kabupaten Bener Meriah sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.
“Pendidikan yang dilandasi cinta akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Bener Meriah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan madrasah dan RA sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.















