Pemkot Palembang Siapkan 4.000 Kartu Internet untuk Siswa PJJ, Prioritaskan Keluarga Kurang Mampu

Sekolahku56 Dilihat

PALEMBANG, SUARAGURU.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyiapkan 4.000 kartu internet untuk membantu siswa mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kondisi udara terganggu. Bantuan ini diprioritaskan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok Desil 1.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah agar kegiatan belajar siswa tetap berlangsung meskipun pembelajaran dilakukan secara daring. Selain keterbatasan akses internet, pemerintah juga menemukan adanya siswa yang tidak memiliki telepon seluler untuk mengikuti kegiatan belajar.

Untuk mengatasi persoalan perangkat, Pemkot Palembang melalui Dinas Pendidikan menyediakan fasilitas peminjaman laptop milik pemerintah daerah bagi siswa yang membutuhkan.

“Ya, mengenai bantuan kuota karena kita menyadari bahwa sekarang PJJ. Tetapi temuan saya di lapangan memang ada kendala ketika dia (pelajar) tidak punya handphone, maka kita pinjamkan laptop yang ada di aset punya dinas pendidikan,” kata Ratu Dewa, Selasa (20/10/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Palembang bekerja sama dengan Telkomsel untuk menyediakan kartu internet bagi siswa. Dari kolaborasi tersebut, sebanyak 2.500 kartu disediakan oleh Telkomsel dan diperuntukkan terlebih dahulu bagi siswa dari keluarga kategori Desil 1.

Namun, jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan seluruh siswa dalam kelompok tersebut. Berdasarkan data yang disampaikan Ratu Dewa, jumlah masyarakat yang masuk kategori Desil 1 mencapai lebih dari 11.000 orang. Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Palembang menambah 1.500 kartu sehingga total bantuan yang disiapkan mencapai 4.000 kartu internet.

“Nah, dari dinas pendidikan menyiapkan lagi 1.500 kartu, totalnya ada 4.000. Sisanya bagaimana? Sisanya saya sudah minta dengan dinas pendidikan untuk di-backup lagi menggunakan dana APBD,” ujarnya.

Ratu Dewa juga berharap semakin banyak pihak swasta yang turut berpartisipasi dalam penyediaan bantuan kuota internet. Menurutnya, dukungan tambahan diperlukan agar kebutuhan siswa dari keluarga kurang mampu dapat terpenuhi selama pelaksanaan PJJ.

Sementara itu, Manager Mobile Consumer Branch Palembang Telkomsel, Citra D. Satyawan, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pemerataan akses pendidikan melalui konektivitas digital.

Ia menjelaskan, kolaborasi antara Telkomsel, Pemkot Palembang, dan Dinas Pendidikan diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu tetap terhubung dengan sumber pembelajaran digital.

Citra juga berharap program tersebut tidak hanya mempermudah akses internet untuk belajar, tetapi turut mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, Telkomsel bersama Pemkot Palembang akan menjajaki pengembangan ekosistem digital yang lebih luas untuk mendukung kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.

Melalui bantuan kartu internet dan peminjaman laptop ini, Pemkot Palembang berupaya mengurangi hambatan pembelajaran daring akibat keterbatasan ekonomi. Pemerintah berharap para siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar selama PJJ tanpa terkendala akses internet maupun perangkat pendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *