Semangat Tiga Anak Bersekolah, Disdikpora Pangandaran Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi

Sekolahku59 Dilihat

PANGANDARAN, SUARAGURU.ID– Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memberikan fasilitasi pendidikan kepada tiga anak usia sekolah yang tinggal di Kabupaten Pangandaran.

Meski berdasarkan data kependudukan ketiganya tercatat berasal dari Bekasi, keberadaan mereka di Pangandaran menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memastikan hak memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.

Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, mengatakan pemerintah daerah memiliki kewajiban memberikan layanan pendidikan kepada anak-anak yang telah memasuki usia sekolah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) bidang pendidikan.

“Ketiganya kita urus sesuai dengan kapasitas kita di Dinas Pendidikan untuk memberikan layanan pendidikan. Kita memberikan layanan pendidikan itu dengan menyekolahkan ketiga anaknya di sekolah,” kata Soleh, Rabu (5/8/2026).

Saat ini, Apivah mendapatkan layanan pendidikan di TK PGRI Tunas Jelita, sedangkan Adit dan Aulia bersekolah di SDN 3 Pangandaran.

Menurut Soleh, Disdikpora tidak hanya memastikan ketiga anak tersebut memperoleh akses sekolah, tetapi juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan mereka selama mengikuti pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, Disdikpora berkolaborasi dengan PGRI Kabupaten Pangandaran untuk memberikan sejumlah perlengkapan sekolah, mulai dari pakaian, sepatu, tas, buku hingga kebutuhan penunjang lainnya.

“Alhamdulillah kita fasilitasi bekerja sama dengan PGRI Kabupaten Pangandaran. Kita memberikan bantuan keperluan sekolah, dari baju, sepatu, kemudian tas, buku dan yang lainnya,” ujarnya.

Soleh menambahkan, pihaknya juga tengah mendorong kolaborasi dengan sekolah untuk memberikan dukungan kebutuhan harian anak selama berada di lingkungan sekolah.

“Insya Allah kita berkolaborasi juga dengan sekolah untuk bisa memberikan uang jajan. Jadi asal anaknya datang ke sekolah, kita kasih ataupun berikan uang jajan untuk anak-anak tersebut,” katanya.

Semangat Sekolah Sejak Subuh

Soleh mengaku terharu melihat antusiasme ketiga anak tersebut setelah mendapatkan kesempatan bersekolah. Menurutnya, semangat belajar mereka terlihat dari kebiasaan mempersiapkan diri sejak pagi.

“Orang tuanya sangat bahagia sekali. Malah anak-anaknya suka cerita. Kemarin ada tanggapan dari anak dan orang tuanya bahwa anak-anak itu sudah dari jam 5 subuh sudah mandi, sudah berpakaian sekolah,” ungkapnya.

Bagi Disdikpora Pangandaran, antusiasme tersebut menjadi dorongan untuk terus memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan.

Soleh berharap Apivah, Adit dan Aulia dapat menjalani proses pendidikan dengan penuh kebahagiaan serta terus mendapatkan pendampingan hingga menyelesaikan jenjang pendidikan mereka.

“Kita berharap ke depan Apivah, Adit dan Aulia bisa melaksanakan pendidikan dengan menyenangkan, dengan bahagia. Kita dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran, dalam hal ini Dinas Pendidikan, tetap memantau sampai mudah-mudahan ketiga anak ini bisa menyelesaikan pendidikannya,” pungkasnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pangandaran dalam memastikan tidak ada anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah dan masyarakat dalam memenuhi hak pendidikan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *