PT Pertamina Trans Kontinental Revitalisasi Perpustakaan di 57 Sekolah, Perkuat Literasi dan Kepedulian Maritim

Sekolahku63 Dilihat

JAKARTA, SUARAGURU.ID – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melakukan revitalisasi perpustakaan dan taman baca di 57 sekolah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut ditujukan untuk mendukung budaya literasi sekaligus memperkenalkan wawasan kemaritiman kepada generasi muda.

 

Revitalisasi dilakukan di sejumlah wilayah operasional PTK, di antaranya Jakarta, Jawa Tengah, Pulau Sambu, Pangkalan Susu, Lhokseumawe, Batam, Balikpapan, Sorong, Morowali, dan Maluku. Program mulai dilaksanakan bertepatan dengan peringatan HUT ke-57 PTK pada 9 September 2026 dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga akhir tahun.

Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan. Sekolah yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus itu kini memiliki perpustakaan yang telah diperbarui, termasuk koleksi buku bertema laut yang digunakan untuk mengenalkan berbagai jenis hewan laut kepada para siswa.

Selain pembenahan fasilitas, program revitalisasi juga mencakup penyediaan buku-buku edukasi dengan tema maritim. Materi tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa mengenai dunia kemaritiman sekaligus membangun kepedulian terhadap kelestarian dan keberlanjutan lingkungan laut.

Vice President Legal & Relation PTK Amran Reza mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional.

“Bagi PTK, keberadaan perusahaan tidak hanya tentang menjalankan operasional, tetapi juga bagaimana kami dapat tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah kerja. Melalui program pendidikan dan kepedulian sosial ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang relevan dan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” ujar Amran.

Menurut Amran, revitalisasi perpustakaan menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan budaya literasi di kalangan generasi muda.

Dukungan tersebut mendapat respons positif dari sekolah penerima manfaat. Koordinator Literasi SD Negeri 007 Nongsa Batam, Fers Na Lady, mengatakan keberadaan fasilitas baru membuat kegiatan membaca menjadi lebih menarik bagi siswa.

“Bantuan buku, mural, dan rak buku dari Pertamina Trans Kontinental sangat membantu menunjang kegiatan literasi di sekolah. Anak-anak juga sangat senang dengan suasana perpustakaan yang baru. Terima kasih PTK atas dukungannya,” kata Fers.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala SD Negeri 39 Kota Sorong, Kostantiana Hara, S.Pd. Ia menilai revitalisasi memberikan suasana baru sekaligus mendukung kegiatan literasi para siswa di sekolah.

“Revitalisasi perpustakaan ini memberikan suasana baru bagi anak-anak dan mendukung kegiatan literasi di sekolah. Selamat HUT ke-57 Pertamina Trans Kontinental, semoga semakin berjaya dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Kostantiana.

Selain revitalisasi perpustakaan, rangkaian kegiatan TJSL dalam memperingati HUT ke-57 PTK juga diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di sekitar wilayah operasional PTK Jakarta.

Penerima santunan berasal dari sejumlah yayasan dengan latar belakang penerima manfaat yang beragam, termasuk anak yatim, dhuafa, lansia, dan penyandang disabilitas.

Amran mengatakan perbedaan karakteristik di setiap wilayah menjadi pertimbangan perusahaan dalam menjalankan program sosialnya.

“Dengan wilayah operasional yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, kebutuhan setiap wilayah tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, PTK berupaya memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan setempat dan memberikan manfaat berkelanjutan,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-57 PTK yang mengusung tema “One PTK, One Journey, One Future”. Melalui program TJSL yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, PTK juga menyatakan dukungannya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan Pendidikan Berkualitas dan Berkurangnya Kesenjangan.

Program revitalisasi perpustakaan yang dilaksanakan secara bertahap hingga akhir 2026 tersebut diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang lebih mendukung bagi siswa sekaligus memperluas akses terhadap bahan bacaan yang berkaitan dengan literasi dan wawasan kemaritiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *