SMA-SMK di Jambi dan Muaro Jambi Terapkan Belajar Daring Imbas Kabut Asap Karhutla

Sekolahku97 Dilihat

JAMBI, SUARAGURU.ID– Sejumlah sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB di Kota Jambi serta Kabupaten Muaro Jambi memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama tiga hari, mulai Senin (28/9/2026). Kebijakan ini diambil menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar MY, mengatakan pelaksanaan pembelajaran daring tersebut dilakukan berdasarkan koordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) kabupaten/kota serta ketentuan terkait penanganan dampak pencemaran udara.

Kebijakan ini juga mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 1835/SE/DLH-3/2026 tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Memburuknya Kualitas Udara di Provinsi Jambi, yang ditujukan kepada kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Jambi, Ariansyah, menyebutkan bahwa berdasarkan pemantauan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) telah mencapai angka 226, atau berada pada kategori sangat tidak sehat.

Menurutnya, apabila ISPU berada di atas angka 200, kegiatan belajar mengajar harus dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh untuk melindungi kesehatan siswa dan warga sekolah.

Selama pembelajaran daring, kegiatan belajar tetap berlangsung melalui platform digital, termasuk Zoom. Dengan demikian, siswa tetap mendapatkan materi pembelajaran meskipun tidak mengikuti kegiatan belajar secara langsung di sekolah.

Pemerintah Provinsi Jambi juga meminta pihak sekolah terus memantau perkembangan kualitas udara melalui sumber informasi resmi pemerintah dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.

Pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan setelah kondisi kualitas udara membaik dan dinyatakan aman, dengan tetap memperhatikan perkembangan ISPU serta kesehatan seluruh warga sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *