73 Sekolah di Brebes Kekurangan Murid, Pemkab Pertimbangkan Regrouping

Sekolahku75 Dilihat

BREBES (JATENG), SUARAGURU.ID – Sebanyak 73 sekolah di Kabupaten Brebes mengalami kekurangan murid pada tahun ajaran 2026-2027. Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) menyatakan siap melakukan regrouping bila ada usulan dari pihak sekolah maupun pemerintah desa.

Data Dindikpora mencatat, dari total 1.056 sekolah (885 SD dan 171 SMP), terdapat 27 SMP dan 46 SD yang minim murid.

“Data terbaru ada 27 SMP dan 46 SD pada tahun ajaran 2026-2027 mengalami kekurangan murid,” ungkap Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dindikpora Brebes, Aditya Perdana, Kamis (16/7/2026).

Sekolah yang kekurangan murid tersebar di sejumlah kecamatan. Dari 27 SMP, lima di antaranya adalah sekolah negeri. Sementara dari 46 SD, hanya satu sekolah swasta yang terdampak. Kasus paling parah terjadi di SDN Negarayu 02 dan SDN Purwodadi 01 Kecamatan Tonjong.

Kedua sekolah itu hanya menerima tiga murid baru dari kuota 28 siswa.

Di tingkat SMP, kekurangan murid banyak dialami sekolah swasta. SMP IT Attaqwa Ketanggungan misalnya, dari kuota 128 siswa hanya menerima delapan murid. Sedangkan SMPN Brebes 6 dari kuota 96 hanya mendapat 18 siswa, dan SMPN Satu Atap Salem dari kuota 32 hanya menerima tujuh siswa.

Meski jumlah siswa minim, Aditya menegaskan sekolah tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

“Meski jumlah siswa minim, sekolah tersebut tetap melakukan kegiatan pembelajaran,” katanya.

Terkait opsi regrouping, Aditya menjelaskan prosesnya harus melalui beberapa tahap. Usulan penggabungan sekolah harus datang dari pihak sekolah maupun pemerintah desa.

“Laporan dari dinas pendidikan akan diberikan ke subang aset. Kemudian dilakukan survei, dan nantinya perlu di-regrouping atau tidak tergantung usulan sekolah dan desa,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *