Unpari Bekali Mahasiswa PPG Calon Guru dengan Strategi Cegah dan Tangani Perundungan di Sekolah

Mahasiswa70 Dilihat

LUBUKLINGGAU, SUARAGURU.ID – Universitas PGRI Silampari (Unpari) memberikan pembekalan kepada mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 mengenai strategi pencegahan dan penanganan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk calon pendidik yang tidak hanya kompeten dalam proses pembelajaran, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.

Pembekalan ini menekankan bahwa guru memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi, mencegah, hingga menangani berbagai bentuk perundungan yang berpotensi terjadi di sekolah. Para peserta dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis bullying, dampak psikologis terhadap korban, serta langkah-langkah penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi di satuan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber mengingatkan bahwa seorang guru harus memiliki kepekaan terhadap perubahan perilaku peserta didik dan mampu membangun budaya sekolah yang menghargai setiap individu.

“Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga harus menjadi pelindung bagi peserta didik serta memastikan lingkungan sekolah bebas dari perundungan,” tegas narasumber dalam kegiatan pembekalan tersebut.

Calon Guru Didorong Menjadi Agen Perubahan

Selain memahami teori, mahasiswa PPG juga didorong untuk mengembangkan sikap empati, komunikasi yang efektif, serta kemampuan menyelesaikan konflik secara edukatif. Bekal tersebut diharapkan dapat diterapkan saat mereka menjalankan praktik mengajar maupun ketika telah menjadi guru di sekolah.

Koordinator kegiatan menegaskan bahwa isu perundungan merupakan tantangan nyata di dunia pendidikan yang membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah.

“Kami berharap mahasiswa PPG mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan suasana belajar yang aman, inklusif, dan menghargai setiap peserta didik,” ujarnya.

Melalui pembekalan ini, Unpari berharap para calon guru memiliki kompetensi pedagogis sekaligus karakter yang kuat dalam membangun budaya sekolah yang ramah anak, sehingga mampu mencegah terjadinya perundungan sejak dini serta memberikan penanganan yang tepat apabila kasus tersebut ditemukan di lingkungan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *