DOSEN REPRODUKSI TERNAK UNMURA, DIWISUDA DI UGM DENGAN IPK NYARIS SEMPURNA

Kampus Kami, Nasional130 Dilihat

YOGYAKARTA, SUARAGURU.ID – Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Peternakan UNMURA, tepatnya pada hari ini Kamis, 23 April 2026,  Dr. Ririn Novita, S.Si.,M.Pd.Si salah seorang dosen dari Prodi Peternakan resmi diwisuda sebagai doktor di Universitas Gadjah Mada, dengan masa studi 2 tahun 11 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.

Ibu dua anak  ini berhasil menyelesaikan studi pada Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dengan bidang keahlian Reproduksi Ternak, melalui disertasi berjudul “Peran Metabolit Sekunder Daun Sungkai sebagai Antioksidan dalam Menurunkan Fragmentasi DNA pada Preservasi Sapi Bali.”

Penelitian ini tentunya akan berkontribusi penting guna pengembangan teknologi reproduksi ternak lokal, khususnya dalam meningkatkan kualitas preservasi semen sapi Bali, dengan pemanfaatan bahan alami. Dalam disertasinya, Dr. Ririn mengkaji potensi metabolit sekunder daun sungkai sebagai antioksidan alami untuk menekan tingkat fragmentasi DNA selama proses preservasi semen. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan inseminasi buatan serta pelestarian plasma nutfah sapi lokal unggulan Indonesia.

Keberhasilan menyelesaikan studi doktoral dalam waktu kurang dari tiga tahun dengan capaian akademik hampir sempurna tersebut menjadi prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi yang bersangkutan, tetapi juga bagi Program Studi Peternakan UNMURA sebagai institusi asal.

Prestasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik dan riset di lingkungan Program Studi, khususnya pada pengembangan Bioteknologi Reproduksi Ternak, serta membuka peluang kolaborasi penelitian lanjutan berbasis sumber daya lokal seperti tanaman sungkai yang potensial dikembangkan dalam inovasi peternakan berkelanjutan di Indonesia.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang peternakan, khususnya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis ternak lokal. * (SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *