Dua Santri Al Madani Lolos ke FORPROV II Sumsel, Siap Wakili Lubuk Linggau di Cabor Panahan

Event57 Dilihat

LUBUK LINGGAU, SUARAGURU.ID – Dua santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Madani Kota Lubuk Linggau berhasil mengamankan tiket menuju Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Sumatera Selatan 2026. Keduanya, M Sastra Yuben dan Naufal Dzakir, lolos setelah menorehkan prestasi dalam seleksi panahan tingkat Kota Lubuk Linggau.

Seleksi tersebut digelar di Ponpes Khairul Ummah, Lubuk Linggau, pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang penjaringan atlet yang akan mewakili Kota Lubuk Linggau pada kompetisi panahan tingkat provinsi. Ratusan peserta dari berbagai kelompok usia dan jenjang pendidikan turut berpartisipasi, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga kategori umum, putra maupun putri.

M Sastra Yuben, santri kelas XII MA Al Madani, berhasil meraih dua gelar sekaligus. Ia menempati posisi Juara II pada kategori MA putra jarak 10 meter serta Juara III kategori umum putra jarak 30 meter.

Sementara itu, Naufal Dzakir, santri kelas IX MTs Al Madani, meraih Juara I kategori MTs putra jarak 10 meter. Hasil tersebut memastikan keduanya terpilih untuk memperkuat perwakilan Kota Lubuk Linggau pada FORPROV II Sumsel.

Pelatih ekstrakurikuler panahan Al Madani Archery Club, Ustadz Nasrun Najib, menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya mengirimkan 25 santri MTs dan MA untuk mengikuti seleksi tersebut. Para peserta telah melalui penyaringan di tingkat klub sebelum menjalani pemusatan latihan secara rutin selama satu pekan.

Latihan dilaksanakan dua kali sehari, yakni pagi mulai pukul 06.20 WIB selama satu jam dan sore pada pukul 16.00–17.00 WIB. Persiapan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknis, konsentrasi, serta ketepatan bidikan para santri sebelum bertanding.

Selain Yuben dan Naufal, santri putri Al Madani juga mencatatkan hasil positif. Adiba Khanza meraih Juara III kategori MTs putri jarak 10 meter, sedangkan Cahaya Tania Gunawan menempati Juara IV pada kategori yang sama.

Nasrun menyebutkan, pencapaian para santri tidak terlepas dari kedisiplinan berlatih serta dukungan fasilitas panahan yang disediakan pesantren. Menurutnya, pembinaan olahraga menjadi salah satu cara untuk membantu santri mengembangkan kemampuan dan minat di luar kegiatan akademik.

Ia berharap Yuben dan Naufal dapat tampil maksimal dalam kompetisi tingkat provinsi serta membawa pulang prestasi bagi Kota Lubuk Linggau. Ponpes Al Madani juga berencana mengirimkan santri melalui jalur mandiri untuk mengikuti FORPROV II Sumsel.

Pimpinan Ponpes Al Madani, Ustadz Moh Arpan Haj, M.Pd., turut mendorong para santri agar terus berlatih, menjaga fokus, dan mengembangkan bakat masing-masing melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan pesantren dapat berjalan beriringan antara pendidikan agama, akademik, dan pengembangan olahraga. Dengan persiapan yang berkelanjutan, para santri diharapkan mampu bersaing sekaligus mengharumkan nama pesantren dan daerah di tingkat provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *