SUARAGURU.ID– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Tim Indonesia sukses membawa pulang empat medali pada ajang International Chemistry Olympiad (IChO) ke-58 Tahun 2026 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, pada 10–19 Juli 2026. Dari kompetisi yang diikuti sekitar 95 negara, Indonesia berhasil meraih tiga medali perak dan satu medali perunggu, sekaligus meningkatkan capaian dibandingkan edisi sebelumnya.
Empat pelajar yang berhasil mengharumkan nama Indonesia berasal dari berbagai sekolah unggulan di sejumlah daerah. Mereka adalah:
- Renault Tjandera dari SMAS Santa Laurensia, Banten – Medali Perak.
- Muhammad Arya Razan dari MAN Insan Cendekia Serpong, Banten– Medali Perak.
- Aloysius Gonzaga Duta Setyawan dari SMA Kesatuan Bangsa, Daerah Istimewa Yogyakarta – Medali Perak.
- Ahmad Kautsar Al Ramadhani dari MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur – Medali Perunggu.
Keempat siswa tersebut merupakan hasil seleksi nasional yang kemudian menjalani pembinaan intensif oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama tim pembina dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelum diberangkatkan ke Uzbekistan.
“Capaian tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Indonesia meraih tiga medali perak dan satu medali perunggu serta menempati peringkat ke-28 dunia dari sekitar 95 negara peserta,” ujar Head Mentor Tim IChO Indonesia 2026, Deana Wahyuningrum.
International Chemistry Olympiad (IChO) merupakan kompetisi kimia paling bergengsi bagi siswa sekolah menengah di dunia. Setiap negara mengirimkan maksimal empat peserta terbaik untuk mengikuti serangkaian ujian teori dan praktikum dengan tingkat kesulitan tinggi yang menguji kemampuan analisis, pemecahan masalah, hingga penguasaan konsep kimia secara mendalam.
Keberhasilan tim Indonesia tahun ini dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan talenta sains nasional terus menunjukkan perkembangan positif. Selain meningkatkan perolehan medali, hasil tersebut juga memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan olimpiade sains tingkat internasional.
Pemerintah berharap capaian empat pelajar tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa di seluruh Indonesia untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi. Prestasi ini juga diharapkan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi International Chemistry Olympiad 2027 serta berbagai ajang olimpiade sains internasional lainnya.











