Himpunan Wanita UNPARI Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jawa Kanan SS

PGRI74 Dilihat

LUBUK LINGGAU, SUARAGURU.ID– Himpunan Wanita Universitas PGRI Silampari (HW UNPARI) menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di RT 04, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kota Lubuklinggau, dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan bingkisan kepada para korban. Aksi sosial tersebut dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) sebagai bentuk solidaritas untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Musibah kebakaran yang terjadi pada 17 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIB menghanguskan 10 rumah, dengan rincian enam rumah rusak berat hingga rata dengan tanah dan empat rumah mengalami kerusakan sedang. Peristiwa tersebut berdampak pada 11 kepala keluarga (KK) dan mengundang perhatian berbagai elemen masyarakat untuk memberikan bantuan.

Ketua HW UNPARI, Hj. Santi Mariami, M.Pd, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana selama dua hari. Donasi berasal dari pengurus program studi, karyawan UNPARI, serta pengurus HW UNPARI dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp8,3 juta.

Sebelum menyerahkan bantuan, pengurus HW UNPARI terlebih dahulu melakukan survei ke lokasi kebakaran untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak para korban. Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa bantuan sembako telah banyak diterima warga, sehingga organisasi memilih menyalurkan bingkisan dan uang tunai agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga, termasuk membantu proses pembangunan kembali rumah yang terbakar.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, HW UNPARI juga memberikan perhatian kepada keluarga Misgiono, salah satu korban kebakaran yang merupakan orang tua Pengawas SD dan SMP di Kota Lubuklinggau. Menurut Hj. Santi Mariami, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit setelah musibah.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan musibah ini sebagai momentum untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian sosial. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan wujud nyata solidaritas, sementara bagi para korban, musibah dapat menjadi ujian kesabaran sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan berbagai pihak yang datang memberikan dukungan.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan HW UNPARI menambah deretan bantuan yang terus mengalir bagi warga terdampak kebakaran di Jawa Kanan SS. Berbagai unsur masyarakat, organisasi, hingga pemerintah daerah turut bergotong royong membantu proses pemulihan agar para korban dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *