Kapolsek Babat Supat Beri Edukasi Siswa SD tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

Event, Sekolahku192 Dilihat

MUSI BANYUASIN, SUARAGURU.ID – Upaya mencegah perundungan dan kenakalan remaja sejak usia dini terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, Kapolsek Babat Supat, Polres Musi Banyuasin (Muba), memberikan sosialisasi kepada siswa SD Negeri 01 Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan pada Senin (2/11/2026) dengan mengangkat materi mengenai bahaya perundungan atau bullying serta berbagai bentuk kenakalan remaja. Sosialisasi ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menghargai sesama sejak usia sekolah dasar.

Dalam penyampaiannya, Kapolsek Babat Supat IPTU Dicky Heriyadi Martadinata, S.E., CPHR, menjelaskan bahwa perundungan dapat menimbulkan dampak buruk, baik bagi korban maupun pelakunya. Karena itu, siswa diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman, baik melalui kekerasan fisik maupun perkataan.

Ia juga mengajak para siswa membangun kebiasaan saling menghormati, menjaga hubungan pertemanan, serta menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Selain membahas perundungan, Dicky turut memberikan pemahaman mengenai kenakalan remaja. Menurutnya, anak-anak perlu mengenali berbagai perilaku negatif sejak dini agar tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Para siswa juga diingatkan untuk mematuhi peraturan sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta memilih lingkungan pergaulan yang memberikan pengaruh positif. Kegiatan belajar dan aktivitas bermanfaat diharapkan menjadi prioritas dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek turut menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dan tenaga pendidik dalam membimbing perkembangan karakter anak. Pengawasan serta komunikasi yang baik antara keluarga dan sekolah dinilai diperlukan untuk mencegah munculnya perilaku menyimpang di kalangan pelajar.

Melalui sosialisasi ini, Polsek Babat Supat berharap para siswa memiliki pemahaman lebih baik mengenai bahaya perundungan dan berani menyampaikan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau mengetahui tindakan bullying di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda. Sinergi antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu membentuk anak-anak yang disiplin, berkarakter, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *