Mensos Ungkap 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Telah Diperbaiki

Nasional, Sekolahku171 Dilihat

 

JAKARTA, SUARAGURU.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga mereka. Dukungan tersebut mencakup bantuan modal usaha, perbaikan rumah, hingga layanan rehabilitasi sosial.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10.140 rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat telah diperbaiki. Selain itu, sebanyak 11.274 orang tua menerima bantuan modal usaha, sementara 9.021 orang tua mendapatkan layanan rehabilitasi sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan satu tahun Sekolah Rakyat yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemensos.

Gus Ipul menegaskan, bantuan bagi keluarga siswa merupakan bagian dari pendekatan terpadu pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan. Menurutnya, pendidikan anak perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kondisi ekonomi dan kualitas hidup keluarga.

“Sepuluh ribu rumah orang tua Sekolah Rakyat telah diperbaiki. Lebih dari 11 ribu orang tua telah menerima bantuan modal usaha. Lebih dari 9 ribu orang tua mendapatkan layanan rehabilitasi sosial,” tuturnya.

Bantuan modal usaha ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga, sehingga orang tua memiliki kesempatan mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Sementara itu, bantuan perbaikan rumah diberikan kepada keluarga yang menempati hunian dengan kondisi belum layak.

Program rehabilitasi sosial juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk membantu keluarga sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan pendekatan tersebut, penanganan kemiskinan tidak hanya berfokus pada bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pemberdayaan agar keluarga dapat berkembang secara mandiri.

Di Provinsi Bengkulu, misalnya, pemerintah daerah menyampaikan bahwa orang tua siswa Sekolah Rakyat yang masuk kategori desil 1 dan 2 dalam pendataan kesejahteraan sosial berpotensi memperoleh bantuan, mulai dari modal usaha hingga bedah rumah. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan sesuai dengan kondisi penerima.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarga siswa secara bertahap. Dengan dukungan permodalan, orang tua yang sebelumnya terkendala biaya dapat mulai merintis atau mengembangkan usaha.

Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya menghubungkan akses pendidikan anak dengan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendorong orang tua mencapai kemandirian ekonomi.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan agar kesejahteraan keluarga dapat meningkat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *