PGRI Sambut Positif Perhatian Prabowo terhadap Guru, Dorong Kenaikan Kesejahteraan

Nasional, PGRI142 Dilihat

JAKARTA, SUARAGURU.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kondisi kesejahteraan guru di Indonesia. Organisasi profesi guru tersebut berharap perhatian yang disampaikan kepala negara dapat diwujudkan melalui kebijakan peningkatan gaji dan kesejahteraan tenaga pendidik di masa mendatang.

Harapan itu disampaikan setelah Presiden Prabowo menyoroti masih rendahnya gaji guru dan pegawai negeri saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Bangkalan, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menilai keterbatasan anggaran yang disebabkan kebocoran keuangan negara menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan kesejahteraan aparatur, termasuk guru.

Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, menyambut baik pengakuan Presiden mengenai kondisi guru saat ini. Menurutnya, pernyataan tersebut menunjukkan adanya pemahaman pemerintah terhadap tantangan yang dihadapi para pendidik di lapangan.

“Terima kasih kalau Presiden mengakui bahwa guru itu kurang, memang kenyataannya itu sangat kurang,” ujar Unifah.

PGRI menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan, profesionalisme, dan perlindungan guru selama ini menjadi fokus utama organisasi. Karena itu, pihaknya berharap upaya perbaikan tata kelola dan efisiensi anggaran negara dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup para guru.

Lebih lanjut, Unifah mengungkapkan bahwa para guru tidak menuntut secara berlebihan. Namun, PGRI berharap adanya standar gaji minimum yang layak bagi tenaga pendidik sebagai bentuk penghargaan terhadap profesi guru.

“Kesejahteraan guru dan profesionalisme serta perlindungan menjadi concern PGRI,” katanya.

PGRI juga mengusulkan agar peningkatan pendapatan guru setidaknya mencapai satu kali gaji pokok sebagaimana semangat yang telah lama diperjuangkan dalam regulasi pendidikan. Langkah tersebut dinilai dapat memberikan kepastian dan rasa aman bagi guru dalam menjalankan tugasnya mencerdaskan generasi bangsa.

Selain persoalan gaji, organisasi tersebut meminta pemerintah memberikan perhatian lebih kepada guru honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PGRI berharap para tenaga pendidik tersebut memperoleh kepastian status dan kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Menurut PGRI, guru yang sejahtera akan lebih fokus dalam melaksanakan tugas pendidikan dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Oleh karena itu, organisasi tersebut berharap komitmen pemerintah terhadap dunia pendidikan terus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *