YOGYAKARTA, SUARAGURU.ID – Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui salah satu lulusan doktor terbaiknya. Dr. Ir. Wasir Ibrahim, S.Pt., M.Si., IPM. resmi dinobatkan sebagai lulusan terbaik dan tercepat dengan predikat cum laude IPK 3,99 dengan Mewakili pascasarjana Fakultas Peternakan di Universitas pada Wisuda Pascasarjana UGM yang diselenggarakan di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM dengan jumlah peserta 1061 mahasiswa, 21 Januari 2026.
Dr. Ir. Baim merupakan putra dari pasangan Anang Seri (alm) dan Ibu Jahiyu, berasal dari Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Ia berhasil menuntaskan studi doktoralnya hanya dalam waktu 2 tahun 7 bulan, sebuah capaian luar biasa yang mencerminkan dedikasi, disiplin, dan integritas akademik yang tinggi. Saat ini, Dr. Ir. Baim mengabdi sebagai dosen di Universitas Musi Rawas dengan bidang keahlian nutrisi dan teknologi pakan, sekaligus aktif mengembangkan riset dan pengabdian kepada masyarakat di bidang peternakan.
Atas prestasi akademik dan keteladanannya, Dr. Ir. Baim dipercaya untuk memberikan sambutan mewakili wisudawan pascasarjana Fakultas Peternakan UGM dalam acara pelepasan resmi fakultas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam mengenai makna gelar akademik sebagai amanah pengabdian:
“Hari ini kita berdiri di garis awal pengabdian yang sesungguhnya. Gelar doktor dan magister bukanlah mahkota, melainkan amanah. Amanah untuk menghadirkan solusi, bukan sekadar kritik. Amanah untuk turun ke masyarakat, bukan hanya tinggal di menara gading akademik. Amanah untuk menjaga integritas ilmu di tengah tantangan zaman yang terus berubah.”

Dr. Ir. Baim mengajak seluruh lulusan menjadikan ilmu sebagai cahaya, bukan alat kesombongan, serta membuktikan bahwa lulusan Fakultas Peternakan UGM mampu menjadi pemikir, inovator, dan pelayan masyarakat yang memberi dampak nyata bagi bangsa dan negara. Sebagai putra daerah, Dr. Ir. Baim menegaskan komitmennya untuk membawa kembali ilmu ke daerah-daerah dan wilayah pinggiran:
“Sebagai putra daerah dari Musi Rawas Utara, saya membawa harapan bahwa ilmu yang kami peroleh di UGM akan kembali ke daerah-daerah, menyuburkan desa, menguatkan peternak kecil, dan membangun Indonesia dari pinggiran.”
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, serta mengajak seluruh wisudawan untuk berterima kasih kepada diri sendiri atas kekuatan dan keteguhan dalam menempuh perjalanan akademik. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh civitas akademika Fakultas Peternakan UGM, khususnya kepada promotor dan dosen pembimbing yang telah mendampingi dengan penuh dedikasi dan keteladanan. Penghormatan khusus disampaikan kepada keluarga tercinta orang tua, Anang Seri (alm) dan Ibu Jahiyu, serta keluarga yang menjadi fondasi utama keberhasilan melalui doa, pengorbanan waktu, dan kesabaran yang tak terucapkan.
Prestasi Dr. Ir. Baim menjadi inspirasi bahwa anak daerah dengan ketekunan, doa orang tua, dan kesempatan pendidikan yang baik mampu menorehkan prestasi nasional. Fakultas Peternakan UGM kembali menegaskan komitmennya mencetak lulusan unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai pengabdian dan kemanusiaan* (SB)















