Tiga Daerah Ajukan Sekolah Rakyat, Kemensos Siap Kawal

Sekolahku61 Dilihat

JAKARTA, SUARAGURU.ID – Tiga pemerintah daerah, yakni Kabupaten Mempawah, Rote Ndao, dan Aceh Utara, mengajukan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di wilayah masing-masing.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan pihaknya siap mengawal proses pengajuan tersebut, terutama terkait kesiapan lahan. Menurutnya, lahan harus memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari status sertifikat, kondisi tanah, ketersediaan air dan listrik, hingga akses jalan.

“Mulai dari sertifikatnya, konturnya landai, airnya, sumber airnya bagus. Terus kemudian listriknya juga oke,” ujar Agus saat menerima audiensi tiga kepala daerah tersebut di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Kabupaten Rote Ndao telah menyiapkan lahan seluas 17,6 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Bupati Paulus Henuk mengatakan lahan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung konsep integrated farming.

“Kita punya sekarang yang tersedia lahannya itu 17,6 hektare. Kami punya lahan ini, kami serahkan semua,” kata Paulus.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil berharap daerahnya mendapat prioritas pembangunan Sekolah Rakyat. Ia menyebut program tersebut dibutuhkan karena Aceh Utara masih menghadapi persoalan kemiskinan dan stunting.

“Kami berharap menjadi prioritas jadi betul tepat sasaran,” ucap Ismail.

Agus menjelaskan Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga menyasar pemberdayaan orang tua dan kondisi tempat tinggal keluarga.

“Jadi ini komprehensif. Anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki,” ujarnya.

Pemerintah daerah selanjutnya diminta memastikan kesiapan lahan dan persyaratan administrasi agar proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *