Bupati Paramitha Resmikan Sekolah Rakyat di Brebes, Program Sekolah Gratis untuk Anak Keluarga Miskin Dimulai

Sekolahku55 Dilihat

BREBES, SUARAGURU.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin terus diwujudkan. Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Rabu (15/7/2026), sebagai penanda dimulainya program sekolah gratis bagi ratusan siswa dari keluarga kurang mampu di Brebes.

Sebanyak 209 siswa angkatan pertama dari jenjang SD, SMP, dan SMA mengikuti MPLS yang menjadi langkah awal sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Mereka tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Brebes untuk memastikan kondisi kesehatan para peserta didik.

Bupati Paramitha mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang setara bagi seluruh anak, tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarga. Menurutnya, tidak boleh ada anak Brebes yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.

“Adanya Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes diharapkan seluruh anak yang masuk kategori kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan secara gratis,” kata Paramitha.

Menurutnya, rogram itu diyakini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes pada masa mendatang.

Perwakilan Kementerian Sosial RI, Siti Indriasari Oktaviana, menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan sekaligus membangun karakter anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 101 Sekolah Rakyat di berbagai daerah mulai melaksanakan MPLS secara bertahap dengan total 28.478 siswa baru. Secara nasional, jumlah peserta didik Sekolah Rakyat kini mencapai 43.346 siswa.

Untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Brebes, progres pembangunan telah mencapai 83,27 persen. Fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, sanitasi, dan sarana pendukung lainnya telah siap digunakan sehingga kegiatan pembelajaran dapat segera berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi mengatakan kuota peserta didik masih terus dilengkapi. Dari target 270 siswa, saat ini baru 209 siswa yang mengikuti MPLS, terdiri atas 29 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Pemkab Brebes bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) masih melakukan penjangkauan hingga 25 Juli 2026 untuk mendata anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 yang memenuhi syarat menjadi peserta didik Sekolah Rakyat, sehingga kuota angkatan pertama dapat terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *