Dosen UNMURA Berikan Pelatihan Pembuatan Pakan di PT Pertamina EP Lirik Riau

Nasional507 Dilihat

RIAU, SUARAGURU.ID – Dr. Ir. Wasir Ibrahim, S.Pt., M.Si., IPM., Dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas, menjadi narasumber utama dalam kegiatan pelatihan pembuatan pakan ternak yang digelar PT Pertamina EP Lirik, Provinsi Riau (11/12/25) . Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan kelompok tani binaan Pertamina dalam memproduksi pakan berkualitas secara mandiri.

Kegiatan pelatihan diselenggarakan sebagai respons atas kendala yang dihadapi kelompok tani, khususnya terkait rendahnya pemahaman tentang pemilihan bahan pakan, teknik formulasi ransum, serta proses pembuatan pellet yang efisien dan bernilai nutrisi baik. Melalui sesi teori dan praktik langsung, peserta dibimbing memahami karakteristik bahan baku pakan, penyusunan formulasi sesuai kebutuhan ternak, hingga teknik pengolahan menjadi pakan pellet.

Para peserta terlihat sangat antusias selama kegiatan, terutama saat diperkenalkan metode formulasi pakan secara cepat menggunakan aplikasi yang diperagakan langsung oleh Dr. Wasir Ibrahim. Pendekatan ini dinilai mempermudah peternak untuk menyesuaikan komposisi pakan sesuai ketersediaan bahan lokal, baik untuk ternak ikan, unggas, maupun ruminansia.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Dr. Wasir Ibrahim didampingi tim dari Pusat Training Indonesia, Jakarta, https://pusattraining.com yang diwakili oleh Sutono, S.Kom. Menurut Sutono, pelatihan seperti ini telah menjadi agenda rutin pihaknya dalam rangka meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peternak di berbagai daerah. “Transfer ilmu melalui pelatihan sangat penting agar peternak terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PT Pertamina EP Lirik dari bidang CSR, Dela Puspita Dewi, S.Sos., menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam pemberdayaan masyarakat. “Harapan kami, melalui pelatihan ini, peternak binaan dapat lebih mandiri dalam memproduksi pakan sehingga mampu menekan biaya, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Pelatihan berlangsung lancar dan mendapat apresiasi tinggi dari seluruh peserta. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dan mendorong kemandirian kelompok tani dalam mengembangkan usaha peternakan di wilayah setempat* (SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *