JAKARTA.SUARAGURU.ID,- Sabtu, 3 Januari 2026, PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun ini diikat dengan kontrak jangka panjang bermodel 2+2 tahun (dua tahun awal dengan opsi perpanjangan dua tahun).
Penunjukan Herdman dianggap sebagai langkah ambisius PSSI. Ia dikenal sebagai “spesialis pencetak sejarah” setelah sukses membawa Timnas Putra Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya dalam 36 tahun, serta mendongkrak peringkat FIFA mereka dari posisi 77 ke 33 dunia.
Profil Singkat John Herdman
* Nama Lengkap: John Herdman
* Tempat, Tanggal Lahir: Consett, Inggris, 19 Juli 1975
* Filosofi: Menekankan pada brotherhood (persaudaraan), disiplin tinggi, dan adaptasi taktik yang pragmatis.
* Prestasi Kunci:
* Membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 (Putra).
* Dua medali perunggu Olimpiade (2012 & 2016) bersama Timnas Putri Kanada.
* Pelatih pertama di dunia yang berhasil membawa timnas putra dan putri satu negara ke posisi terbaik sepanjang sejarah ranking FIFA mereka.
Target Tinggi PSSI: Perempat Final Asia
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa penunjukan Herdman bukan sekadar solusi instan, melainkan bagian dari proyek berkelanjutan. Federasi telah menetapkan beberapa target konkret untuk periode 2026–2027:
* Piala Asia 2027: Target utama yang dibebankan kepada Herdman adalah membawa Timnas Indonesia menembus Babak 8 Besar (Perempat Final). Pencapaian ini akan menjadi indikator utama untuk perpanjangan kontraknya.
* Asian Games 2026: Selain tim senior, Herdman juga akan memegang kendali Timnas U-23 untuk ajang Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang.
* Peringkat FIFA: PSSI menargetkan perbaikan posisi secara signifikan agar Indonesia bisa bersaing di level elit Asia (masuk 100 besar dunia secara stabil).
Harapan Prestasi: Menulis Sejarah Baru
Kedatangan Herdman membawa gelombang optimisme baru bagi para pemain dan suporter. Berikut adalah harapan besar yang digantungkan di bahu sang pelatih:
* Identitas Permainan: Herdman diharapkan mampu membangun sistem pengembangan talenta yang terintegrasi, menggabungkan potensi pemain lokal dengan pemain keturunan (naturalisasi) secara harmonis.
* Mentalitas Pemenang: Mengingat pengalamannya di level dunia, ia diharapkan menularkan mentalitas “tak gentar” saat menghadapi raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan, atau Irak.
* Debut di FIFA Series: Publik menantikan sentuhan pertama Herdman pada Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang akan menjadi ujian perdana membangun koneksi dengan suporter fanatik Indonesia.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, di mana Anda bisa merasakan semangat dan intensitas para penggemarnya. Potensi bakat di Indonesia sangat besar.” — John Herdman (Januari 2026).









