SINGAPURA,SUARA GURU. ID– Sejarah baru diukir oleh ksatria cilik dari Musi Rawas, Sumatera Selatan, yang bertanding di bawah panji Gamalama Youth All Star pada hari pertama turnamen internasional Singa Cup 2025 di Singapura, Sabtu, 1 November 2025. Anak-anak yang besar dari lapangan sederhana di desa ini membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan setelah melalui tiga pertandingan sengit dengan hasil yang sangat memuaskan dihar pertama.
⚽ Pahlawan Desa Hasilkan Pesta Gol di Kancah ASEAN
Di hari pembuka, tim Gamalama Youth All Star langsung tancap gas. Walaupun harus berbagi angka 2-2 di laga perdana melawan Laos, dengan gol indah dari Rehan Fernando dan Aliando Qiransyah, semangat juang mereka tak pernah padam.
Pada pertandingan kedua, Gamalama Youth All Star menunjukkan dominasi total dengan melibas Filipina dengan skor telak 6-1. Rehan Fernando memimpin pesta gol dengan dua golnya, disusul oleh sumbangan masing-masing satu gol dari Fahmi, Zabdan, Aditya, dan satu gol lagi dari Aliando Qiransyah.
Tak berhenti di situ, mereka berhasil menaklukkan tim tuan rumah, Singapura, dengan skor meyakinkan 3-1. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Aditya, Aliando Qiransyah, dan Rehan Fernando.
Head Coach Kurnia Sandi, yang akrab disapa Coach Tole, tidak mampu menyembunyikan kebanggaan atas perjuangan luar biasa anak didiknya. Ia menyaksikan langsung momen-momen saat anak asuhnya jatuh bangun, namun selalu bangkit.
“Saat anak-anak ini jatuh di lapangan, saya tidak melihat air mata. Saya melihat api yang menyala! Hari ini, mereka bukan hanya bermain bola, mereka sedang menulis takdir mereka sendiri! Mereka membuktikan bahwa keringat anak Musi Rawas setara, bahkan lebih mahal dari medali emas!” seru Coach Tole, penuh haru.
Dukungan Penuh Haru dari Kampung Halaman.
Kabar kemenangan beruntun ini langsung menjadi berita utama di Musi Rawas. Salah seorang orang tua pemain yang menyaksikan perkembangan ini melalui live FB menyampaikan pesan emosional:
“Kami di rumah air mata ini menetes. Melihat anak kami berjuang. Pesan kami: Terbanglah tinggi, Nak! Kamu sudah menjadi pahlawan bagi kami semua. Ingat, kami selalu di belakangmu!”
Supandi, S.E, M.M Kepala SDIT Al-Furqon dan juga tokoh masyarakat megang sakti sekaligus pembinaa sepakbola SDIT Al-Furqon menanggapi hasil pencapaian anak-anak dihari pertama pertandingan ”
“Keberhasilan ini berita yang menggembirakan bagi kami, orang tua dan masyarakat Musi Rawas. Saya berharap prestasi ini dapat membuka mata semua pihak agar terus mendukung pembinaan usia dini secara serius., karena kita memiliki anak-anak yang jika dibina bisa menjadi pemain yang hebat di masa akan datang.”
Sementara itu, Fredy Laziale penggiat dan pendiri SSB Beliti FC, memberikan tanggapan positifnya: “Luar biasa! Aliando dkk, telah menyalakan api motivasi bagi ribuan anak-anak lain di Musi Rawas untuk berani bermimpi besar. Ini adalah pencapaian bersejarah yang harus kita dukung dan rayakan.”
Semoga anak-anak musi rawas yang akan kembali berlaga di hari kedua, Minggu, 2 November 2025, siap melanjutkan misi mereka untuk membawa pulang gelar juara ke Bumi Lan Serasan Sekate.











