LUBUK LINGGAU, SUARAGURU.ID– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Silampari (UNPARI). M. Rizki Dirmansyah, mahasiswa PPG Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), berhasil meraih Juara 1 Lomba Microteaching Kategori Pengelolaan Kelas Tingkat Nasional Tahun 2026. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan komitmen UNPARI dalam mencetak calon guru yang profesional, inovatif, dan berdaya saing nasional.
Kompetisi tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar, Universitas Siliwangi, dan Universitas Singaperbangsa Karawang. Para peserta ditantang menampilkan kemampuan mengajar terbaik melalui video microteaching dengan mengusung tema “Menciptakan Guru Profesional, Inovatif, dan Adaptif di Era Digital.”
Koordinator PPG UNPARI, Dr. Inda Puspita Sari, M.Pd, mewakili Rektor UNPARI Assoc. Prof. Dr. H. Rudi Erwandi, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Rizki. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa PPG UNPARI mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mencerminkan kualitas pembinaan akademik yang diberikan kampus.
Saat diwawancarai, Rizki mengaku sempat ragu mengikuti perlombaan karena baru mengetahui informasi kompetisi empat hari sebelum penutupan pendaftaran. Meski waktu persiapan sangat terbatas, ia akhirnya memutuskan untuk tetap mengikuti lomba.
“Jadi setelah menerima share poster Lomba Micro Teaching Nasional dari pihak kampus, langsung tertarik untuk ikut, namun sempat ragu karena kebetulan baru tahu lombanya di H-4 penutupan. Belum lagi di tengah aktivitas saya, hal ini membuat saya sempat ragu untuk ikut. Namun setelah saya renungkan manfaat, pengalaman, dan ilmu yang akan saya dapatkan, saya pada akhirnya memutuskan untuk ikut meskipun waktunya cukup singkat,” ujar Rizki.
Ia menjelaskan, persiapan dilakukan dengan memanfaatkan pengalaman saat menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) PPG. Rizki memilih menggunakan modul ajar yang sebelumnya pernah diterapkan di kelas, kemudian menyesuaikannya dengan kebutuhan kompetisi.
“Hari itu juga setelah mendapatkan informasi saya segera memahami panduan lomba dan langsung menyusun modul ajar untuk diimplementasikan pada saat rekaman video microteaching. Karena waktunya singkat, dan kebetulan saya PPL PPG semester kemarin serta sempat mengajar juga, jadi saya memilih modul dan materi yang sudah pernah saya gunakan untuk mengajar di kelas,” jelasnya.
Menurut Rizki, fokus utama yang ia tonjolkan dalam kompetisi adalah kemampuan guru memahami kebutuhan belajar peserta didik serta mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran agar lebih inovatif dan efektif.
“Dari hasil pemahaman terhadap tema itu, saya melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pembelajaran yang pernah saya lakukan. Hasil evaluasi tersebut saya rancang di modul ajar dengan menekankan pemahaman guru terhadap kebutuhan belajar murid, kemudian menginovasi pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi,” ungkapnya.
Keberhasilan M. Rizki Dirmansyah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan berani mengikuti berbagai ajang kompetisi nasional. Prestasi ini juga memperkuat posisi UNPARI sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan calon pendidik berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital.















