Ujian Promosi Doktor Ririn Novita, Angkat Potensi Sungkai sebagai Bioaktif Alami dalam Pengembangan Sapi Bali

Nasional454 Dilihat

YOGYAKARTA, SUARAGURU.ID– Ririn Novita dosen muda Prodi Peternakan Fakultas Pertanian UNMURA, berhasil mempertahankan disertasinya pada ujian promosi doktor  yang diselenggarakan Rabu,14/01/26 yang berlangsung 08.00 hingga pukul 10.00 wib, bertempat di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada.

Pada presentasinya promovenda memaparkan penelitiannya ”Potensi Senyawa Bioaktif Daun Sungkai (Peronema canescen. Jack) dalam Preservasi Spermatozoa Sapi Bali” Penelitian ini menyumbangkan inovasi berbasis sumberdaya lokal dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi peternakan yang berkelanjutan, hasil penelitian menunjukan performa semen, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor peternakan nasional.

 

Ujian diselenggarakan secara tertutup ini dipandu oleh tim promotor yang terdiri dari Promotor Prof. Ir. Diah Ayu Tri Widyawati, MP.,Ph.D.,IPU.,ASEAN Eng, Co Promotor Prof. Dr. Ir. Bambang Suhartanto, M.Si.IPU serta didukung oleh tim penguji yang berasal dari berbagai bidang keahlian, sebagai Ketua Penguji Ir. Andriyani Astuti, S.Pt.,M.Sc.,Ph.D.,IPM.,ASEAN Eng, Dosen Penguji Internal Prof. Ir. Nafiatul Umami, S.Pt.,MP.,Ph.D.,IPM., ASEAN Eng, Dosen Penguji Eksternal Prof. Dr. Ir drh. Tita Damayanti Lestari, M.Sc.

Keberhasilan Promovenda Ririn Novita dalam mempertahankan disertasinya ini sehingga berhak menyadang gelar doktor yang ditempuh selama 2 tahun 11 bulan dengan IPK 3,98 (cumlaude). Sebuah prestasi yang luar biasa bagi Ibu dua anak ini dalam menyelesaikan tugas pendidikannya, sungguh perjuangan yang tidak mudah.

Penuh haru Ririn mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama studi, Tim Promotor, kepada orang tua, keluarga, rekan sejawat dan terkhusus kepada suami dan anak-anak yang memberikan semangat dan motivasi hingga pada hari ini resmi menyandang gelar doktor.

”Semoga dengan temuan penelitian ini bisa memberikan kebermanfaatan terutama pada pengembangan Sapi Bali berbasis sumber daya lokal dengan bioaktif alami yang lebih aman dan ekonomis”, demikian ungkap Ririn pada awak media * (SB).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *