Pemerintah Siapkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Hadirkan Fasilitas Modern di Lahan Hingga 30 Hektare

Guru, Nasional77 Dilihat

SUARAGURU.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai model pendidikan baru yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan secara merata di berbagai daerah. Sekolah ini dirancang dengan fasilitas modern dan dibangun di atas lahan seluas 20 hingga 30 hektare.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa konsep SNT tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga mencakup transformasi sumber daya manusia dan sistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Menurut Gogot, sekolah tersebut akan dilengkapi berbagai sarana pendidikan berstandar tinggi guna mendukung pengembangan potensi peserta didik sejak dini hingga jenjang menengah.

“Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan memiliki fasilitas pembelajaran yang modern dan berkelas dunia,” ujar Gogot dalam rapat bersama Komisi X DPR RI.

Dalam skemanya, SNT akan menerapkan sistem pembelajaran berkelanjutan dari jenjang SMP hingga SMA dengan kurikulum nasional yang diperkaya berbagai program pengembangan kompetensi. Para siswa yang memiliki bakat dan potensi unggul akan mendapatkan pembinaan secara terarah agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Pembangunan sekolah ini akan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni membangun sekolah baru dan mengembangkan sekolah yang telah ada. Pemerintah menargetkan kehadiran sekolah tersebut sebagai pusat peningkatan mutu pendidikan sekaligus menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah terintegrasi sudah mulai berjalan di sejumlah wilayah. Tahun ini pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai daerah Indonesia.

“Tahun ini nanti akan kami mulai. Ada yang memanfaatkan fasilitas yang sudah dimiliki kementerian dan ada yang dibangun baru di daerah yang telah diseleksi,” kata Abdul Mu’ti.

Selain menghadirkan fasilitas pendidikan modern, konsep sekolah terintegrasi juga dirancang untuk menjawab persoalan ketimpangan mutu pendidikan antarwilayah. Sekolah ini bersifat inklusif dan terbuka bagi peserta didik dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.

Pemerintah berharap kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan akses pendidikan berkualitas yang lebih merata, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *