Tim Dosen UNMURA Terapkan Pertanian Terpadu Berbasis Circular Economy di Desa Air Satan

Event105 Dilihat

Musi Rawas, SUARAGURU.ID– Tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas (UNMURA) berhasil mengimplementasikan program pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan Integrated Farming System (IFS) berbasis circular economy di Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung sejak Mei hingga Juli 2026 itu memperoleh dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui skema Hibah Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026. Sasaran utama program adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Cindai, yang didampingi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan.

Melalui konsep circular economy, limbah dari aktivitas peternakan dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik dan bahan pendukung budidaya tanaman. Pendekatan ini tidak hanya mampu mengurangi limbah, tetapi juga menekan biaya produksi pertanian, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta menciptakan sistem produksi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selain memberikan pendampingan teknis mengenai budidaya tanaman dan pengelolaan ternak, tim dosen UNMURA juga membekali para anggota kelompok dengan pelatihan manajemen usaha. Materi tersebut meliputi pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, hingga strategi pemasaran hasil pertanian agar masyarakat memiliki kemampuan mengembangkan usaha secara mandiri.

Program pengabdian ini turut melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di lapangan. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memperkuat proses transfer ilmu pengetahuan sekaligus memberikan pengalaman nyata dalam mendampingi masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pertanian dan peternakan.

Keberhasilan penerapan sistem pertanian terpadu tersebut diharapkan dapat menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah lain di Kabupaten Musi Rawas. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, UNMURA berkomitmen terus menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung pembangunan pertanian yang berwawasan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *