270 Siswa Baru SRT Sinjai Mulai Menempati Sekolah, 26 Guru Tamu Disiapkan

Sekolahku37 Dilihat

SINJAI, SUARAGURU.ID – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, menyiapkan 26 guru tamu untuk mendampingi 270 siswa baru pada tahun ajaran 2026. Para siswa dijadwalkan mulai menempati gedung SRT Sinjai pada 15 Agustus 2026.

Kepala SRT Sinjai Rahmat Surianto menjelaskan, 26 guru tamu tersebut berasal dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Sebanyak sembilan guru ditugaskan Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk jenjang SD dan SMP, sedangkan 17 guru lainnya ditugaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk jenjang SMA.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menugaskan 17 guru untuk jenjang SMA. Jadi totalnya ada 26 guru tamu yang akan mendampingi siswa selama masa MPLS dan matrikulasi,” ujar Rahmat, Jumat (14/8/2026).

Jumlah guru SMA dibuat lebih banyak karena mata pelajaran di jenjang tersebut lebih beragam. Para guru akan mendampingi siswa dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), matrikulasi hingga persiapan kegiatan pembelajaran.

Guru tamu tersebut bersifat sementara sambil menunggu proses rekrutmen guru dan tenaga kependidikan yang dilakukan Kementerian Sosial rampung. Selain tenaga pengajar, kebutuhan di lingkungan sekolah dan asrama juga akan dibantu peserta magang dari Politeknik Kesejahteraan Sosial selama sekitar dua hingga tiga bulan.

Pada tahun ajaran 2026, SRT Sinjai juga mulai membuka jenjang SMA dengan 90 siswa baru. Jumlah siswa baru masing-masing untuk jenjang SD dan SMP juga mencapai 90 orang, sehingga total siswa baru tahun ini menjadi 270 orang.

Jika digabung dengan 75 siswa lama yang masih berada di SRT Sinjai, jumlah keseluruhan siswa pada tahun ajaran ini mencapai 355 orang.

Sebelumnya, penyambutan 270 siswa baru telah dilakukan pada 13 Juni 2026. Namun, para siswa belum langsung mengikuti pembelajaran di gedung SRT karena proses pembangunan sekolah belum rampung.

Kini, setelah gedung siap digunakan, siswa dijadwalkan mulai menempatinya pada 15 Agustus 2026. Menurut Rahmat, kegiatan tersebut masih berada dalam rangkaian MPLS sehingga siswa tidak lagi menjalani seremoni pembukaan, melainkan langsung mengikuti pemberian materi dan kegiatan pembelajaran.

Kehadiran 26 guru tamu diharapkan dapat memastikan proses pembelajaran bagi ratusan siswa baru tetap berjalan dengan baik sembari menunggu terpenuhinya kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan secara permanen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *