Tak Sekadar Pengenalan Sekolah, 467 Murid Baru MAN 2 Brebes Ikuti PKBN hingga Perkemahan

Sekolahku93 Dilihat

BREBES (JATENG), SUARAGURU.ID – Sebanyak 467 murid baru MAN 2 Brebes tidak hanya mengikuti pengenalan lingkungan madrasah pada pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026. Selama sepekan, mereka juga akan menjalani Pendidikan Karakter dan Bela Negara (PKBN) hingga mengikuti perkemahan sebagai bagian dari pembentukan karakter.

MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka pada Senin (13/7/2026). Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan pelepasan balon di halaman madrasah. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Merajut Kebersamaan Membangun Solidaritas Menuju Madrasah Unggul yang Mendunia di Era Digital.”

Kepala MAN 2 Brebes, Slamet Riyadi, mengatakan pada tahun ajaran 2026/2027 pihaknya menerima 467 murid baru yang terbagi dalam 12 rombongan belajar.

Menurutnya, seluruh murid baru wajib mengikuti MATAMUDA sebagai bekal awal untuk mengenal lingkungan, budaya, serta karakter madrasah.

“Harapannya anak-anak lebih cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan madrasah, mengenal budaya yang ada, serta memiliki karakter positif sebagai bekal menghadapi tantangan di era digital,” kata Slamet.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, madrasah tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 2 Brebes, Tol’ah Aeni Firdiasih, menjelaskan rangkaian MATAMUDA berlangsung selama satu pekan.

Selain pengenalan lingkungan madrasah, peserta akan mengikuti Pendidikan Karakter dan Bela Negara (PKBN) yang bekerja sama dengan Kompi Senapan B Yonif 405/Surya Kusuma Wangon.

Setelah itu, para murid baru juga dijadwalkan mengikuti Perkemahan Wira Adi Puspa Negara sebagai sarana membangun kemandirian, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan demonstrasi ekstrakurikuler serta inagurasi.

Menurut Tol’ah, pelaksanaan MATAMUDA melibatkan guru sebagai panitia dengan dukungan pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

“Keterlibatan kakak kelas diharapkan dapat membantu murid baru beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan madrasah sekaligus menjadi teladan dalam membangun budaya sekolah yang positif,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *